01/05/11

L'Arc~en~Ciel-Yuki no Ashiato (Jejak Kaki di Salju)

Waa... lama ga dengerin lagunya Laruku-Yuki no Ashiato. Jadi kangen. Betewe, malem ini ngena bgd ni lagu :(
Hikss... hiks... *peluk personil Laruku satu-satu* (/ '_')/


Yuki no Ashiato (Jejak Kaki di Slaju)

Toiki ga zutto nobotte fuyumeku sora tokedashita
Sunda kuuki ni kokoro wa arawarete sakanoboru

Tachidomattari, mawarimichi wo shita kedo
Hitotsu hitotsu ga taisetsu na kioku
Kyou no you ni itsu no hi mo kimi to tomo ni...

Furidashita yuki ga atari wo somete
Bokura wo sotto tsutsumikondeiku yo yasashiku

Kimi ga ita kara ima demo mae wo muite susumeru nda
Irodoru fuyu wo aruite kokoro kara sou omou

Hodou zoi ni wa kozue ni saku yuki no hana
Shiroi kanpassu rakugaki no romen
Tsumetai te kasaneai atatameau

Furikaeri mireba narabu ashiato
Koronda ato wo nagame hohoemiau fuyu no hi

Itsumo te ni te wo toru you ni
Koushite shikkari fumishime yukou

Furitsumoru yuki to shiroi ashiato
Futari de egaku you ni aruiteku itsumademo

Sotto yorisou mitai ni
Mou sukoshi yukkuri issho ni kaerou


-indonesia translation-


Desahan nafasku terus bangkit, meleleh ke langit musim dingin

Udara yg jelas membasuh hatiku yg bersih dan membawa ku kembali

Saat aku berhenti dan saat ku ambil jalan yang panjang

Tapi aku mencari masing-masing dari setiap kenangan

Aku berharap untuk menghabiskan waktuku setiap hari dengan mu... seperti hari ini...



Salju mulai turun dan menutupi sekitar kita

Dengan lembut di sekeliling kita, begitu lembut



Karena dirimu lah aku tetap bisa melangkah maju ke depan

Sebagaimana aku berjalan di musim dingin.. Aku percaya itu dengan sepenuh hati ku



Bunga-bunga salju mekar di puncak pohon di pinggir jalan

Jalanan ini terlukis di kanvas putih

Kita menaruh tangan dingin kita bersama-sama untuk menghangatkan satu sama lain

Jika aku berbalik, aku bisa melihat jejak kaki kita yg berdampingan

Tertawa di lekukan dari jatuhnya di hari musim dingin

Mari melangkah dengan mantap seperti ini

Seolah saling berpegangan tangan

Mari kita berjalan bersama selamanya

Seolah-olah membuat jejak kaki putih di salju

Mari kita bersama-sama berjalan pulang sedikit lebih lambat

UVERworld-Shine lyric

Hmm... belakangan ini lagi seneng dengerin lagunya UVERworld-Shine. Sebenernya udah lama si, aku kenal lagu ini, cuma ga sering-sering dengerinnya. Nah, ga tau kenapa, kemaren *kapan? lupa* pas dengerin lagu ini ngenaaaa.... bgd.
Ni, liriknya. Transletannya ntar dah, kalo udah ga males.


Shine

Kurai kiri shikai dake wa ano juuteion nagasarezu
Feel Get kabe no ura
Hibi sagasarezu nagasareru
Towa ni kirezu kantan ni ikiru sore mo bigaku

Ichiritsu dato kanjizu ni hibi kensei naku tobashi
Kikkake sagashi
Koeru kabe wo niramu kono SUTAIRU susumu beki michi naraba

Koko ni inakutatte ii
Furi kaettatte ii
Mamoru beki mono wo ushinawa nai you ni

*)
Deai to wakare ga aru kara
Taisetsu ni omou koto dekiru no ka na
It’s sad to say good-by to you
Ae nakunatta toshite mo wasure nai yo

Shinka no DORAIBINGU
MAI PEESU
Midare utsu kotoba ni umekonda spirit!
Susumu beki michi erabi SUKEERU wa BIG
Toushindai de chousen idomushin!

Itsumo kanou sei wa mugendai
Tsukami toreruka wa jibun shidai
Fumi dasu koto kara ashita ga hajimaru nara

Nagare no mama ni nagare no mama ni
Sono basho wo kimi ga nozomu no naraba
Mayowa naide ii osore naide ii
Negatteta egaiteta michi wo

*Repeat

*Repeat

Itsumademo hitomi tojitara iro asenu keshiki ga
Korekara mo kimi no chizu ni naru darou
Omoi no mama ni
Jibun rashiku tachidomara naide
Kimi no michi wo

by: akang Takuya ^^
<3

Gagal Maning Gagal Maning

Marah, sebel, kecewa, adalah hal yg wajar ketika sesuatu yg kita inginkan menjauh, bahkan tak dapat diraih. Tapi dalam keadaan ini, semangat harus tetap mengalir!! Mengalahkan aliran air sungai yg terlalu kuat melawan bebatuan dalam setiap perjalanan.

Karena ini bukanlah takdir yg aku tulis sendiri. Ini juga bukanlah sesuatu yg ditulis dengan tinta atau ketikan keyboard yg mudah di delete.

Apakah kalian setuju jika aku berkata: “Spirit seseorang juga memiliki batas dan garis akhir!!” ??
Jika aku jadi kalian, aku akan menjawab: “Tidak!!”. Tapi aku merasakannya. Aku merasakan spirit yg menggantung di ujung keputus asaan.

Kegagalan yg mengacau di detik-detik terakhir menuju langit…
Aku harap itu hanyalah mimpi buruk. Dan aku tak ingin tertidur lagi untuk bertemu dengan mimpi yg sama. Di saat-saat seperti ini, aku hanya ada dalam cermin yg retak dan akan segera pecah. Itu adalah harapan yg aku buat.

Jika memang ikhlas menerima takdir, maka tidak akan ada air mata di sini. Senyuman telah siap menyambut hari esok yg lebih indah dari sebelumnya. Meski tak ada seorang pun yg tau kapan hari itu datang.
Aku tidak akan menangis lagi. Tidak akan!! Karena, terakhir kali aku menangis, waktu aku baru lahir!! *waa… malah iklan ekstrajoss*

Tapi aku harus yakin bahwa aku adalah orang yg kuat. Besok dan seterusnya, aku harus lebih kuat dari aliran sungai Ciliwung *lho???* (ga pake Ciliwung kali jenk!)
Ayo, Hidehira Shinji, tetaplah semangat!! Walaupun hanya kau yg menyemangati dirimu sendiri, tapi itu lebih baik kan?

Ganbatte ne!!
^^v

Nihon no Rokku ga Daisuki desu!! ^^v (I Love Japanese Rock)

Keren, unik, penuh semangat, berkualitas, indah, dan tingkat kesulitan yg tinggi!! Mungkin itu adalah kata-kata tepat untuk mendeskripsikan genre musik yg 1 ini! Japanese-rock!!! Atau J-Rock! (ga pake “S” => J-Rocks)
Aku suka musik, khususnya musik rock jepang. Musik itu sangat berpengaruh bagi jiwa dan pemikiranku. Aku bisa merasakan perubahan sejak mengenal musik rock jepang. Memang, belum cukup lama aku menyukai j-rock. Bisa dibilang aku ini pemula dan masih awam dalam dunia jejepangan. Aku masih harus banyak belajar dari sesepuh2 fans jejepangan khususnya dalam dunia musik rock jepang. Tapi biar kata belom lama suka sama Jepang-rock, aku merasa kalo jiwaku udah mulai menyatu dengan musik jepang (cuma ngrasa). Sampe-sampe ayahku bilang: “Nafasmu udah beda.” (???). aku sendiri juga ngga tau apa maksudnya O.o
Apa waktu itu aku abiz makan apa gitu yak?? tapi ga ko, beneran dah, ga, suer, ga be... Stop!! *dibekep pake kain pel*
Awal-awal aku kenal musik Jepang waktu masi kelas… (2 ato 3 SMP yak? Lupa). Band Jepang pertama yg aku suka… L’Arc~en~Ciel (Laruku). Yah, memang ketinggalan! Tertinggal jauh sekalii. Band Jepang legendaris yg sudah terbentuk sejak tahun 1991, baru aku kenal dan aku suka di tahun 2008 (ato 2009? Lupa lagi). Tapi bagiku tidak ada kata “terlambat” untuk menyukai sesuatu selama masih ada desah nafas di sana ^^ . Aku kenal Laruku dari teman sekelasku yg berjudul “Titienz”. Dia J-Rockstar banget! Aku meminjam CD mp3 Laruku dari Titienz. Dia bilang lagunya keren-keren. Karna penasaran, aku coba dengarkan lagu mereka one by one. Clepp!!! Daybreak’s Bell. Lagu pertama yg sukses membuatku langsung fallin’ in love sama Laruku. Baru mendengar intronya saja aku sudah mengira kalau lagu ini keren!! Setelah aku dengar sampai akhir lagu, ternyata benar!! Memang lagu ini sugoii ^^
Semua ‘cielers’ pasti setuju. Iya kan?? XD
Aku pun mulai mengkoleksi lagu-lagu, live konser, dan PV-PV Laruku.
Beberapa bulan kemudian, aku mulai mengenal UVERworld (efek dari nonton anime Bleach), the GazettE, Alice Nine, Nightmare, DELUHI, D, ViViD, dan banyak lagi band-band Jepang yg amazing, dan ternyata skill mereka juga tidak kalah dengan Laruku (menurutku). Musik mereka unik-unik, keren-keren sekalii, kreatif, tidak monoton, tidak membosankan, penuh kejutan, selalu memanjakan para pendengar dengan permainan yg mengagumkan dari masing-masing personelnya, dan mempunyai karakter musik masing-masing yg khas walaupun mungkin sebagian dari mereka terpengaruh oleh musik dari band-band favorit mereka. Tapi yg jelas, musik mereka patut diacungi jempol b^^d
Jadi kaum minoritas itu memang kadang kurang menyenangkan. Termasuk dalam selera musik. Aku hidup di lingkungan yg mayoritas penyuka musik pop dan melayu. Di rumah, di sekolah, selalu orang-orang sekitarku memutar lagu-lagu yg ‘indonesia banged’, selalu musik yg sama walaupun beda band (tau maksutnya kan?) -.- . Aku tidak akan menyalahkan mereka, karena mereka memang tidak salah. Ini soal selera! Tapi aku heran, kenapa orang-orang sekitarku selalu menghina saat aku mendengarkan atau menyanyikan lagu jepang? Kalau tidak suka lebih baik diam kan? Kita harus menghargai selera orang lain yg berbeda-beda. Kadang hal itu membuatku merasa sendirian dan kesepian, karna tidak ada orang di sekitarku yg bisa di ajak ngobrol dan share-share tentang jejepangan. Tapi sepiku mendadak hilang saat aku mendengarkan lagu-lagu Jepang kesukaanku. Semangatku langsung bangkit ketika scream dan suara-suara indah dari vokalis band-band jepang mulai berbisik, ketika melody-melody menawan mulai meraung-raung, saat betotan bass yg cadas dan merusak mulai membangunkan jiwaku, dan hentakan dobel pedal yg mendebarkan jantungku *wuii… bahasa lu* XD
Sebenarnya aku ingin menulis lebih panjang lagi tentang postingan ini, tapi aku mau onlen fb dulu *lho??*. Mau nambah foto2 kang Tora ama kak Shou lagi soalnya. Sekalian menuhin pesenan tag temen2. wkwkwk…. Ba bay… *ngacir takut ditimpukin* :p

Alice Nine-Tsubasa (indonesia translation)

Alice Nine-Tsubasa (Sayap)

Apa kau siap untuk mengubah dirimiu?
Apa kau ingin terbang seperti yg kau inginkan?
Sekarang kau membuat permohonan, gambar masa depan yg kau sketsakan.
Tunjukkan kelemahanmu padaku, aku ingin tau semua tentangmu
Untuk membuat bunga itu mekar memanggil masa depan, terbanglah!!

Dunia mengalir dalam irama yg sama
Kau hanya butuh satu kemungkinan
Dapatkah kau mendapatkannya??

Aku akan membawamu dan berlari saat sayapmu terluka
Menuju hari esok yg kau lihat dalam mimpi sebelum kau tertidur
Aku akan menjadi sayapmu…
I’ll be there…

Apakah melamun membuatmu puas??
Benar-benar berasal dari perasaanmu
Untuk perasaan yg tak berubah di tengah perubahan
Aku sudah memutuskan untuk berdiri di atas kaki sendiri
Aku akan memelukmu saat tersakiti
Aku akan bernyanyi untuk menjagamu

Dalam lautan manusia, hatimu yg kering (menangis dalam kesedihan)
Jika itu adalah hal yg indah, kemana kau akan terbang??


Banyak Tugas

Gini ni kalo jadi pelajar. Banyak tugas!! *iaiala…*
Hmm… mapel bahasa indonesya tu emang salah satumapel favoritku. Dulu!! Iyah, dulu, soalnya sekarang jadi mendadak sebel ama mapel yg satu itu ~.~
Buset dah, dikejar-kejar tugas bgd… mosog, laporan perjalanan ma karya tulis (sampe bab 4) harus dikumpulin sebelum semesteran?? Itu artinya… seminggu lagi dunk?? Dan aku belom nyelesein salah satu dari 2 tugas menyebalkan itu? T.T
Yah, yah, ini salahku, males ngerjainnya. Belom ngadain observasi, interview, dll. Syapa yg mau d interview?? Lha wong narasumbernya aja ga ada di tempat. Udah pindah ke Pekalongan. Bayangin coba?? Bikin males kan?? Iya kan? iya bgd kan?? “IYA” gituh!!! *maksa* >,< Abiz itu bikin laporan perjalanan stadi tur kemaren. Wew, ini tugas kelompok!! Tapi ga ada satupun member dari kelompokku yg peduli. Mbok yo nanya ato ngrembugin ato bikin bareng2 gitu ato kalian aja yg bikin, aku ga usah *plakk! Ditimpuk ulekan* =.=v Oia, satu lagi yg memebebani pikiran… FILM!!! Yak, kelasku ada tugas bikin fim, dan itu juga harus selese sebelum semeteran!! Aaaarrghh…. >,< *stroke*
Judul: Nasip Pelajar Malas dan Kurang Kreatif, Kurang Inovatif, Kurang Rajin, Kurang Kerjaan, Kurang Ajar, dan Kurang…. Kurang Apa Lagi yak?? Kurhmmpppbbph…. *dibungkem gara2 ngebacot* -judul kepanjangan- (_ _’)v

Ga penting ga penting ga penting =.=v

“GA PENTING NO SEKAI” adalah salah satu label di blog ini yg isinya posting-posting ga penting dan ga mutu. Tapi siapa tau aja ada hikmah ato pelajaran ato manfaat ato… *kebanyakan ‘ato’* .. ato ..*tu kan?* apalah gitu yg bisa diambil dari postingan2 di dalamnya *jagh…*
Kali aja ada yg mau ngasi saran?? Silakan... ini adalah layanan bebas pulsa dan bebas biaya *??*